40 Fakta Menarik Masjidil Aqso yang Wajib Anda Ketahui

📅 25 June 2026👤 admin👁 1x dibaca

Fakta-Fakta Menarik Masjidil Aqso yang Wajib Anda Ketahui

Masjidil Aqso bukan sekadar bangunan suci di Yerusalem — ia adalah saksi sejarah peradaban Islam ribuan tahun lamanya. Sebelum Anda berziarah ke sana, ada baiknya mengenal fakta-fakta menarik yang menjadikan masjid ketiga paling suci dalam Islam ini begitu istimewa. Berikut empat puluh fakta yang jarang dibahas namun sangat penting untuk dipahami setiap muslim.

1. Nama “Al-Aqso” Bermakna “Jauh”

Nama Al-Aqso berasal dari bahasa Arab الأقصى (al-Aqsha) yang berarti “yang paling jauh”. Ini merujuk pada jaraknya yang jauh dari Makkah dan Madinah. Dalam Surah Al-Isra ayat 1, Allah SWT menyebutnya sebagai “al-Masjidil Aqso” — masjid yang paling jauh — menegaskan posisinya yang spesial dalam sejarah perjalanan spiritual manusia.

2. Pertama Kali Dibangun oleh Nabi Yakub AS

Menurut riwayat Ibnu Katsir, Masjidil Aqso pertama kali dibangun oleh Nabi Yakub AS (Ya’qub bin Ishaq) beserta anak-anaknya. Beliau membangun fondasi tempat suci ini sebagai tempat ibadah bagi keturunan Banu Isra’il. Inilah yang menjadikan lokasi ini disuci sejak ribuan tahun sebelum Nabi Muhammad SAW.

3. Dibangun Ulang Oleh Raja Daud AS

Setelah era Nabi Yakub AS, bangunan ini direnovasi dan diperluas oleh Nabi Daud AS (King David). Raja Daud menjadikan kompleks ini sebagai pusat peribadatan umat Yahudi pada masanya. Ia juga memulai pembangunan Bait Suci (Khudah) yang kemudian diselesaikan oleh putranya, Nabi Sulaiman AS.

4. Nabi Sulaiman AS Menyempurnakan Bait Suci

Nabi Sulaiman AS (King Solomon) menyempurnakan pembangunan Bait Suci di kompleks Al-Aqso. Dalam riwayat Islam, Nabi Sulaiman membangun tempat suci ini dengan arsitektur megah, menggunakan bahan-bahan berharga, dan melibatkan jin serta makhluk gaib dalam pekerjaannya. Inilah yang menjadikan kompleks ini begitu megah pada masanya.

5. Merupakan Tempat Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Fakta paling fundamental: Masjidil Aqso adalah titik akhir perjalanan Isra (dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqso) dan titik awal perjalanan Mi’raj (dari Masjidil Aqso ke Sidratul Muntaha). Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab, setahun sebelum hijriah, dan diabadikan dalam Al-Quran Surah Al-Isra ayat 1.

6. Rasulullah SAW Memimpin Shalat 25 Nabi

Saat peristiwa Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW memimpin shalat berjamaah bersama 25 Nabi dan Rasul di Masjidil Aqso. Ini adalah satu-satunya momen dalam sejarah di mana seluruh Nabi berkumpul di satu tempat untuk beribadah bersama. Inilah yang menjadikan shalat di Masjidil Aqso memiliki keutamaan luar biasa.

7. Merupakan Kiblat Pertama Umat Islam

Selama 16-17 bulan setelah hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW dan para sahabat menghadap ke Masjidil Aqso sebagai kiblat. Baru kemudian wahyu turun (QS. Al-Baqarah: 144) yang mengubah kiblat ke Ka’bah. Inilah mengapa Masjidil Aqso disebut sebagai “pertama kiblat” dan memiliki tempat istimewa di hati umat Islam.

8. Terdapat 4 Masjid dalam Satu Kompleks

Kompleks Al-Aqso (Al-Haram Asy-Syarif) memiliki empat masjid utama: Masjid Al-Aqso (Masjid Jami’), Masjid Al-Qibli, Masjid Al-Marwani, dan Masjid Al-Buraq. Setiap masjid memiliki sejarah dan fungsi tersendiri, namun semuanya berada dalam satu kompleks seluas 144.000 meter persegi.

9. Kubah Masjid Al-Aqso Berwarna Biru Langit

Kubah Masjid Al-Aqso yang ikonik berwarna biru langit dengan ornamen emas. Warna biru melambangkan langit dan spiritualitas, sementara emas menandakan kemuliaan dan keagungan. Kubah ini menjadi simbol peradaban Islam di Yerusalem yang telah berdiri selama berabad-abad.

10. Terdapat Perpustakaan Kuno Bersejarah

Di dalam kompleks Masjidil Aqso terdapat perpustakaan kuno yang menyimpan manuskrip-manuskrip Islam berusia ratusan tahun. Koleksi ini mencakup kitab-kitab tafsir, hadits, fiqh, dan sejarah yang ditulis oleh ulama-ulama besar dari berbagai era. Perpustakaan ini menjadi khazanah intelektual Islam yang tak ternilai.

11. Dibangun di Atas Bukit Moriah

Masjidil Aqso berdiri di atas Bukit Moriah (Mount Moriah) yang dalam tradisi Ibrahimi dianggap sebagai tempat Nabi Ibrahim AS hampir mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Ketinggian bukit ini memberikan pandangan spektakuler ke seluruh kota Yerusalem dan menambah nuansa spiritual yang mendalam.

12. Terdapat Terowongan Bawah Tanah

Di bawah kompleks Masjidil Aqso terdapat jaringan terowongan kuno yang dibangun sejak era Romawi dan Bizantin. Beberapa terowongan ini digunakan sebagai jalur air, tempat persembunyian, dan jalur evakuasi. Terowongan “Struthion Pool” masih bisa dikunjungi hingga kini.

13. Merupakan Tempat Wafatnya Nabi Ilyas AS

Menurut sebagian riwayat, Nabi Ilyas AS (Elia) wafat di daerah sekitar Masjidil Aqso. Makamnya masih bisa ditemukan di daerah Tulkarm, tidak jauh dari kompleks masjid. Ini menambah nilai sejarah dan spiritual wilayah Al-Aqso sebagai tempat para nabi.

14. Dibangun Umayyah: Khalifah Abdul Malik bin Marwan

Masjid Al-Aqso yang berdiri saat ini mulai dibangun oleh Khalifah Umayyah, Abdul Malik bin Marwan, pada tahun 66 H (685 M). Proyek ini memakan waktu sekitar 30 tahun dan diselesaikan oleh putranya, Al-Walid bin Abdul Malik, pada tahun 96 H (715 M). Inilah fondasi bangunan yang masih berdiri hingga kini.

15. Dihancurkan Gempa Bumi 746 M

Pada tahun 746 M, gempa bumi dahsyat menghancurkan sebagian besar bangunan Masjidil Aqso. Namun, Khalifah Abbasiyah Al-Mansur membangunnya kembali pada tahun 758 M. Proyek rekonstruksi ini memastikan masjid tetap berdiri megah di tengah tantangan alam.

16. Dibangun Kembali oleh Khalifah Al-Mahdi

Khalifah Abbasiyah Al-Mahdi (775-785 M) membangun kembali Masjidil Aqso setelah kerusakan akibat gempa. Ia menambahkan menara dan memperluas area masjid. Kontribusi ini menjadikan masjid semakin megah dan mampu menampung lebih banyak jamaah.

17. Dibangun oleh Dinasti Fatimiyah

Pada masa Dinasti Fatimiyah (970 M), Masjidil Aqso mengalami renovasi besar. Khalifah Al-Aziz memperbaiki bagian-bagian yang rusak dan menambah ornamen-ornamen indah. Masjid ini menjadi pusat keilmuan Islam di Yerusalem pada masanya.

18. Dibangun Kembali oleh Tentara Salib (1099 M)

Saat tentara Salib menguasai Yerusalem pada 1099 M, mereka mengubah Masjidil Aqso menjadi istana kerajaan dan tempat ibadah Kristen. Namun, pada 1187 M, Sultan Salahuddin Al-Ayyubi membebaskan Yerusalem dan mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah Islam setelah 88 tahun.

19. Salahuddin Al-Ayyubi Membangun Mihrab

Sultan Salahuddin Al-Ayyubi membangun mihrab Masjidil Aqso yang megah pada tahun 1188 M. Mihrab ini terbuat dari marmer dengan ukiran kaligrafi indah dan menjadi salah satu daya tarik utama masjid hingga kini.

20. Dibangun oleh Dinasti Mamluk

Dinasti Mamluk (1250-1517 M) memberikan kontribusi besar terhadap arsitektur Masjidil Aqso. Mereka menambahkan madrasa, perpustakaan, dan ornamen-ornamen indah. Inilah era keemasan kedua bagi kompleks Al-Aqso setelah era Umayyah.

21. Dibangun oleh Kesultanan Utsmaniyah

Kesultanan Utsmaniyah (1517-1917 M) menjaga dan merawat Masjidil Aqso dengan baik. Sultan Suleiman Agung menambahkan kubah timah dan memperbaiki sistem air. Masjid ini menjadi simbol kejayaan Islam di bawah pemerintahan Utsmaniyah.

22. Terdapat Batu Isra Mi’raj

Di dalam Masjidil Aqso terdapat batu yang diyakini sebagai tempat Rasulullah SAW naik ke langit saat Mi’raj. Batu ini menjadi saksi bisu peristiwa luar biasa yang hanya dialami oleh satu-satunya Nabi yang mendapat kehormatan istimewa dari Allah SWT.

23. Merupakan Tempat Ziarah 25 Nabi

Selain tempat Isra Mi’raj, Masjidil Aqso juga diyakini sebagai tempat ziarah 25 Nabi dan Rasul. Setiap sudut masjid ini menyimpan sejarah para utusan Allah, menjadikannya sebagai tempat yang paling banyak dikunjungi para nabi di muka bumi.

24. Terdapat Masjid Al-Marwani

Masjid Al-Marwani terletak di bagian tenggara kompleks Al-Aqso. Masjid ini dibangun di atas gua yang diyakini sebagai tempat Rasulullah SAW shalat bersama para nabi. Nama “Marwani” berasal dari nama seorang sahabat yang membangun masjid ini pada masa lalu.

25. Terdapat Masjid Al-Buraq

Masjid Al-Buraq terletak di bagian barat kompleks, dekat Tembok Ratapan (Western Wall). Masjid ini dinamai dari Buraq — hewan tunggangan Rasulullah SAW saat peristiwa Isra Mi’raj. Di sini Rasulullah SAW mengikat Buraq sebelum naik ke langit.

26. Terdapat Tembok Ratapan (Western Wall)

Tembok Ratapan atau Western Wall terletak di sisi barat kompleks Al-Aqso. Tembok ini merupakan sisa-sisa dinding penyangga Bait Suci yang dibangun oleh Nabi Sulaiman AS. Bagi umat Yahudi, tembok ini adalah tempat paling suci setelah Bait Suci.

27. Terdapat Gerbang Al-Magharibah

Gerbang Al-Magharibibah (Gerbang Maroko) adalah pintu masuk utama ke kompleks Al-Aqso dari sisi barat. Gerbang ini dibangun pada masa Mamluk dan menjadi akses utama jamaah yang berasal dari Afrika Utara dan wilayah Maghrib.

28. Terdapat Kolam Struthion

Kolam Struthion adalah kolam kuno di bawah kompleks Al-Aqso yang dibangun pada era Romawi. Kolam ini digunakan sebagai tempat wudhu dan mandi oleh jamaah pada masa lalu. Sisa-sisa kolam ini masih bisa dilihat oleh pengunjung hingga kini.

29. Terdapat Madrasah Al-Ashrafiyah

Madrasah Al-Ashrafiyah adalah sekolah Islam yang dibangun oleh Sultan Mamluk Al-Ashraf Qaitbay pada abad ke-15. Madrasah ini menjadi pusat pendidikan Islam di Yerusalem dan melahirkan ulama-ulama besar dari berbagai penjuru dunia.

30. Terdapat Perpustakaan Al-Aqso

Perpustakaan Al-Aqso menyimpan koleksi manuskrip Islam langka yang ditulis tangan oleh ulama-ulama besar. Koleksi ini mencakup berbagai disiplin ilmu Islam, mulai dari tafsir, hadits, fiqh, hingga tasawuf. Perpustakaan ini menjadi rujukan utama bagi peneliti dan akademisi.

31. Merupakan Tempat Turunnya Nabi Isa AS

Menurut hadits shahih, Nabi Isa AS (Yesus) akan turun ke dunia di menara putih di sebelah timur Damaskus, namun sebagian ulama menyebutkan bahwa Masjidil Aqso juga terkait dengan kembalinya Nabi Isa AS di akhir zaman. Inilah mengapa masjid ini memiliki kaitan erat dengan keyakinan akhir zaman dalam Islam.

32. Terdapat Menara Masjid

Masjidil Aqso memiliki beberapa menara yang dibangun pada berbagai era. Menara tertinggi mencapai ketinggian 35 meter dan menjadi landmark kota Yerusalem. Menara ini digunakan untuk mengumandangkan azan dan menjadi simbol kehadiran Islam di kota suci.

33. Terdapat Sistem Air Kuno

Di bawah kompleks Al-Aqso terdapat sistem air kuno yang dibangun sejak era Romawi. Sistem ini mengalirkan air dari mata air terdekat ke kolam-kolam dan tempat wudhu di dalam masjid. Keberadaan sistem ini menunjukkan kecanggihan teknik pada masa lalu.

34. Merupakan Tempat Doa Mustajab

Banyak ulama dan salafus shalih yang mengatakan bahwa doa di Masjidil Aqso sangat mustajab (mudah dikabulkan). Rasulullah SAW sendiri menyebutkan bahwa shalat di Masjidil Aqso mendapat pahala 500 kali lipat dibanding masjid lain (kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi).

35. Terdapat Batu Penyangga Bait Suci

Batu penyangga Bait Suci (Even HaShetiyah) adalah batu besar yang diyakini sebagai fondasi penciptaan alam semesta. Batu ini terletak di tengah kompleks Al-Aqso dan menjadi tempat paling suci bagi umat Yahudi. Dalam tradisi Islam, batu ini juga dikaitkan dengan peristiwa Isra Mi’raj.

36. Dibangun oleh Dinasti Ayyubiyah

Dinasti Ayyubiyah yang dipimpin oleh Sultan Salahuddin Al-Ayyubi memberikan kontribusi besar terhadap pemeliharaan Masjidil Aqso. Mereka membangun kembali masjid setelah pembebasan Yerusalem dari tentara Salib dan menambah berbagai fasilitas untuk jamaah.

37. Terdapat Gua Al-Maghara

Gua Al-Maghara (Gua Para Nabi) terletak di bawah kompleks Al-Aqso. Gua ini diyakini sebagai tempat para nabi beribadah dan berdoa. Banyak jamaah yang mengunjungi gua ini untuk berdoa dan memohon keberkahan dari Allah SWT.

38. Merupakan Tempat Pertemuan Para Sahabat

Setelah pembebasan Yerusalem oleh Umar bin Khattab RA, Masjidil Aqso menjadi tempat pertemuan para sahabat besar. Umar RA sendiri yang menerima kunci masjid dari Patriark Sophronius dan menjamin keamanan tempat suci ini.

39. Terdapat Inukil Umar RA

Di dalam Masjidil Aqso terdapat prasasti (inukil) yang ditulis oleh Khalifah Umar bin Khattab RA. Prasasti ini berisi larangan bagi umat Yahudi untuk tinggal di Yerusalem selama 30 tahun, sesuai dengan perjanjian yang dibuat Umar RA dengan penduduk kota.

40. Masjidil Aqso Masih Berdiri Megah

Meskipun telah mengalami berbagai konflik dan tantangan selama ribuan tahun, Masjidil Aqso masih berdiri megah hingga kini. Masjid ini menjadi simbol ketahanan umat Islam dan saksi bisu sejarah peradaban manusia. Setiap muslim yang berziarah ke sakan merasakan getaran spiritual yang luar biasa.

Keutamaan Shalat di Masjidil Aqso

Rasulullah SAW bersabda bahwa shalat di Masjidil Aqso mendapat pahala 500 kali lipat dibanding masjid lain. Inilah mengapa banyak umat Islam yang berusaha untuk berziarah dan shalat di masjid ini setidaknya sekali dalam hidup mereka. Keutamaan ini menjadikan Masjidil Aqso sebagai destinasi spiritual yang wajib dikunjungi.

Tips untuk Berziarah ke Masjidil Aqso

Jika Anda berencana untuk berziarah ke Masjidil Aqso, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan Anda memahami situasi terkini di wilayah tersebut. Kedua, persiapkan dokumen perjalanan yang diperlukan, termasuk visa Jordan. Ketiga, pelajari adab dan tata cara ziarah yang benar. Keempat, jaga kesehatan dan stamina karena perjalanan ke Yerusalem membutuhkan persiapan fisik yang baik.

Baca Juga

Mau Mulai Spiritual Journey ke Aqso?

Konsultasi gratis dengan tim kami

💬 Chat WhatsApp

🕌 Siap Menapaki Jejak Sejarah Islam?

Wujudkan mimpi Anda untuk berziarah ke tanah suci bersama Umroh Plus Aqsa. Konsultasikan kebutuhan ibadah Anda dengan tim kami — gratis dan tanpa komitmen.

💬 Chat WhatsApp Sekarang

📞 0821-1268-5085 • Konsultasi GRATIS • Berangkat dari Berbagai Kota

📢 Bagikan: 📘 Facebook
A

admin

Tim konten digital profesional yang mengkhususkan diri dalam produksi artikel SEO berkualitas tinggi untuk industri travel haji & umroh.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Chat Kami
Scroll to Top